Seorang peserta didik terlahir dengan kodrat alam dan kodrat zaman mereka. Tanggung jawab utama guru adalah menuntun mereka sesuai dengan kodratnya masing- masing.
Penerapan budaya positf disekolah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional. Penerapan budaya positif ini tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua elemen yang ada di sekolah. Dengan penerapan budaya positif ini diharapkan dapat mewujudkan visi sekolah dan membentuk karakter murid dalam mengimplementasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Hari KORPRI (29 November). Kita bisa merajut makna ketiga peringatan hari-hari penting tersebut dengan peran strategis PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) di sekolah.
Kurikulum Merdeka merupakan Kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik. Capaian Pembelajaran dengan menyusun kurikulum operasional dan rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik dan karakteristik satuan pendidikan masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik maka pembelajaran harus dengan cara berdiferensiasi.
(Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bertema: Kearifan Lokal dengan subtema Nguri-uri Anyaman Bambu sebagai Kearifan Lokal selama delapan hari (23 Oktober 2023 s.d. 1 November 2023, minus hari Minggu) ini, siswa diajak dan diberi kesempatan untuk membuat aneka besek (besek besar/besek sabun dan besek kecil/besek berkat) dan keranjang ikan (ikan pindang), serta menerima wawasan tentang makanan dan minuman tradisional, yang sangat beragam (baik macam maupun bahannya).
sosialisasi Pencegahan Kekerasan pada Anak bersama Dinas Sosial Kabupaten Semarang.