Upacara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni sebagai momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Untuk menyongsong Indonesia Emas, generasi muda harus mempererat persatuan dan kesatuan sejak dini. Hindari segala bentuk perilaku yang merugikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, seperti bullying, tawuran, atau kemalasan. Mari kita kembangkan lagi potensi diri demi kemajuan bangsa. Ingat, komitmen kita adalah NKRI sampai mati!" tegas Ibu Ridholina dalam amanatnya.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi cara menanamkan karakter-karakter tabayyun dan kasih sayang. Dimulai dengan hati yang bersih melalui maaf-memaafkan, dan diakhiri dengan lingkungan yang bersih melalui gotong royong."
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang selalu dinantikan setiap tahun. Tidak hanya sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial, kerja sama, dan semangat berbagi kepada sesama.
Antusiasme murid dalam mengikuti STS 2 terlihat sangat tinggi sejak hari pertama.
Pemanfaatan Waktu Positif: Siswa didorong untuk memanfaatkan libur panjang dengan kegiatan bermanfaat seperti membantu orang tua, menekuni hobi yang produktif, atau mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan rumah masing-masing.