Gisella Ayu Lutfiana Damayanti, siswi SMPN 2 Pabelan raih medali perunggu kategori pemula putri pada ajang Piala Raja, Karate International Open Championship tingkat Internasional di Yogyakarta. Kompetisi dilaksanakan di GOR Among Raga, Yogyakarta sejak Jumat, 9 Desember sampai Minggu, 11 Desember 2022.
Gisella ALD setelah menerima Medali Perunggu
Gisella Ayu Lutfiana Damayanti, siswi SMPN 2 Pabelan raih medali perunggu kategori pemula putri pada ajang Piala Raja, Karate International Open Championship tingkat Internasional di Yogyakarta. Kompetisi dilaksanakan di GOR Amongraga, Yogyakarta sejak Jumat, 9 Desember sampai Minggu, 11 Desember 2022.
Kompetisi tersebut diikuti oleh kurang lebih 2.000 peserta. Kompetisi ini terbagi dalam kategori, mulai dari usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior, senior yang terbagi dalam grup putra dan putri. Mereka berasal dari dalam dan luar negeri dari berbagai perguruan. Mereka berkometisi dari berbagai kategori seperti karate perorangan, kumite, kata dan tanding.
Karate perorangan merupakan seni yang memperlihatkan visual
keindahan seni dalam karate, sedangkan kumite -35 kg sendiri adalah pertarungan
dengan berat badan yang kurang lebih -35 kg. Dalam mempersiapkan perlombaan,
Gisella, putri pasangan Bapak Harsono dan Ibu Siti Nur'aini (almarhum) itu memerlukan waktu sekitar 2 bulan dengan didampingi oleh beberapa
pembina. Ia juga mengaku sempat grogi sebelum perlombaan tersebut dimulai.
“Sempat grogi sebelum lomba, namun berkat support dari keluarga dan
teman-teman, saya bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan lancar,”
ujarnya saat ditanya mengenai kendala saat mengikuti lomba.
Prestasi yang diperoleh Siswa SMPN 2 Pabelan kelas VIII itu berkat latihan rutin yang dijalani di perguruannya. Selain itu, dukungan pihak sekolah sangat baik sehingga ia bisa menjalani kompetisi dengan enjay. Kepala sekolah Bapak Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd. selalu berpesan bahwa setiap atlet agar memiliki semboyan Competition is Learning. Artinya, setiap mengikuti sebuah kompetisi di situlah para siswa belajar untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman nyata. Pasti itu akan sangat berguna. Tak heran, kepala sekolah sangat mendukung para siswanya untuk meraih prestasi di bidangnya masing-masing.
"Ini bentuk kerja sama yang sangat baik. Komunikasi sekolah dan orang tua berjalan dengan baik sehigga permasalahan dapat diatasi. Perlu diketahui saat kompetisi berlangsung, SMPN 2 Panbelan sedang melaksanakan Penilaian Akhir Semester 1, Jadi, dia kami beri dispensasi untuk ikut PAS susulan setelah kompetisi. Alhamdulillah, di bisa membawa prestasi," pungkas kepala sekolah.