Penanaman Jiwa Kesatria Melalui Kompetisi dan Galang Serasi Manunggal 2023

Sekitar awal tahun ini, Gugus Depan yang berpangkalan di SMPN 2 Pabelan mendapat undangan khusus untuk mengikuti Galang Serasi Manunggal 2023 yang diselenggarakan oleh Gugus Depan teritorial Ungaran pada Minggu, 5 Februari 2023 di SMPN 5 Ungaran..

Penggalang Ramu Gudep SMPN 2 Pabelan siap Berlaga

Sekitar awal tahun ini, Gugus Depan yang berpangkalan di SMPN 2 Pabelan mendapat undangan khusus untuk mengikuti Galang Serasi Manunggal 2023 yang diselenggarakan oleh Gugus Depan teritorial Ungaran pada Minggu, 5 Februari 2023 di SMPN 5 Ungaran.. Ada berbagai macam lomba yang diselenggarakan. Di antaranya, lomba PBB, Menaksir, dan berbagai teknk kepramukaan lainnya. Berdasarkan surat itu, kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gudep (Kamabigus) Kak Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd. berkoordinasi dengan Ketua Gudep Kak Paiman dan Ka Sri Sulastri, S.Pd. Tak hanya itu, para pembina seperti Kak Alim Muktasim Billah, kak Latifah, S.Pd.., Kak Ulinuha, Kak Kak Nunung segra mempersiapkan diri bebera adik Pramuka Penggalang Ramu untuk dipersiapkan.

Tugas didelegasikan dalam beberapa tim kecil untuk menyiapkan persiapa baik admnistrasimaupun persyaratan lain. Juga persiapan khusus bidang materi. Pembagian tugas dan pengaturan jadwal dirancang agar para calon kesatria adik-adik penggalang siap berlomba dan bertempur dalam kerangka edukasi.

Tak serta merta kami menetapkan dik-adik penggalang ramu. Ada alasan prinsip untuk itu. Perlu diketahui, sejak adanya pandemi, gudep di desa Jembrak itu kriris SDM kader yang dapat membantu kegiatan pembina dalam menyelenggarakan kegiatan kepramukaan di sana. Hal itu karena kakak senior yang ada telah lulusa dan tak ada di sana. Untuk itu, sebagai langkah persiapan masa depan perlu disiapkan dan digemleng kesatria-kesatria baru dalam ajang kompetisi. Bahasa kerennya, Competition is Learning. 

Dalam kerangka ini, Kamabigus Berpretasi kab Semarang itu menekankan bahwa perlunya adikl-adik diberi kesempatan nyata dalam berkegiatan yang sifatnya latihan gabungan maupun kegiatan yang bersifat kompetisi. Dalam sebuah kompetisi itulah, semua pihak baik adik-adik yang berkompetisi maupun para pembina atau pendamping juga melaksanakan tugas belajar. Tentu dengan segmen yang berbeda.

Sebagai contoh, adik-adik selain melaksanakan tugasnya berkompetisi juga merekam apa saja yang mereka bisa bawa pulang ke pangkalan. Terkait itu, mereka bisa mengamati kekompakan regu, keseragaman, cara makan, cara meningkatkan rasa percaya diri melalui yel-yel dan sebagainya. Dari proses pengamatan tersebut, nanti bisa diadaptasi sesuatu yang baik dan bermanfaat serta diadaptasi di sekolah. Tentu disesuaikan dengan kondisi di SMPN 2 Pabelan. Selain itu, dengan bertemu sesama penggalang dengan pangkalan lain, mereka dapat mengukur seberapa besar persiapan dan kekuatannya. Rasa peraya diri tentu dibangun dengan keterampilan yang mereka kuasai dibawah bimbingan para pembina. Ini jelas memunculkan sifat satria dalam kegiatan atau perlombaan.

Dari aspek pembina, banyak hal yang dapat didaptasi di pangkalan dari even itu. Perispan administrasi, pola kerjasama dengan pihak lain, dan cara ngoeni adik-adik saat berlatih maupun saat perlombaan. Kesemuanya merupakan daya dukung yang perlu dibiasakan dan dikondisikan. Itulah tugas pembina ketika ada tuntutan persiapan administrasi semacam keterangan sehat dari dokter. Perlu pemantapan materi meminta bantuan dari pihak lain semisal anggota TNI, Polri, Puskesmas, maupun pihak lain. Tentua semua itu memerlukan manajemen bayik agar dapat mendukung kegiatan dengan baik. Evaluasi internal terkait persiapan perlengkapan, keseragaman, cara berpakaian, dan lainnya. Hal itu menjadi perhatian. Keberanian pemberian kesempatan kepada adik-adik pramuka maupun pembina merupakan yang mutlak untuk bisa mencapai harapan. 

Para kesatria-kesatria itu tak begitu saja muncul. Semua perlu dipersiapkan dengan sadar. Dan melalui even Galang Serasi Manunggal 2023, upaya itu menjadi salah satu langkah yang diambil Kamabigus. Tak dipungkiri kesemua itu tak lepas dari biaya. Namun, karakter itu beliau ingin tulaskan di sana sebagai implementasi jiwa kesatria. Tak terlalu diambil pusing masalah biaya. Keberanian memutuskan untuk ikut sebiuah kompetsi dan pemberian kesempatan kepada adik-adik merupakan langkah berani yang diperhitungkan. Akhirnya, hasil takkan pernah mengkhianati proses.

Walaupun masih taraf belajar, Regu Cendrawasih mampu membawa satu kejuaraan pada cabang Menaksir Ketinggian dengan memperoleh Juara Ketiga Galang Serasi manunggal 2023 yang dibuka Wakil Bupati Semarang, H. Basari. Ini bukti, apa yang tergambar dalam paparsan di atas dapat dibuktikan. Tak mungkin mendapat juara kalau tidak ada kesempatan yang diambil. Tak mungkin mempunyai pengalaman serunya mengikuti Galang Serasi Manunggal 2023 kalau kita tidak pernah mengirimkan peserta di ajang atau kegiatan itu. Itulah real implementasi Competatio is Learning. Kesatria terbagun dalam sebuah kompetisi.

Terima kasih para pembina, Kakak-Kakak yang telah berjuang dan mendampingi sampai malam hari. Terima kasih adaik-adik Penggalang yang telah dengan gagah berani tak takut akan kesenioritasan lawanmu. Kalian hebat. Kalian luar biasa. Mari bersama-sama menyiapkan genersasi mendatang melalui even lainnya. Salam Pramuka.!


Sigit Setyo Atmoko, Kamabigus SMPN 2 Pabelan

AGENDA
LINK TERKAIT