Penerapan budaya positf disekolah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional. Penerapan budaya positif ini tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua elemen yang ada di sekolah. Dengan penerapan budaya positif ini diharapkan dapat mewujudkan visi sekolah dan membentuk karakter murid dalam mengimplementasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
1. LATAR BELAKANG
Penerapan budaya positf
disekolah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Penerapan budaya positif ini tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua
elemen yang ada di sekolah. Dengan penerapan budaya positif ini diharapkan
dapat mewujudkan visi sekolah dan membentuk karakter murid dalam
mengimplementasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
2. TUJUAN
·
Memberikan sosialisasi kepada warga
sekolah terkait budaya positif dan penerapannya di lingkungan sekolah
·
Menumbuhkan budaya positif di sekolah
sehingga membuat suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan
3. TOLOK UKUR
·
Warga sekolah mendapatkan pemahaman
tentang budaya positif di sekolah dan penerapannya dalam kegiatan pembelajaran
di sekolah.
·
Murid mampu memahami dan bersama-sama
membuat kesepakatan kelas untuk dipasang dinding kelas dan ditaati.
·
Memperbaiki proses pendisiplinan murid
melalui penerapan segitiga restitusi.
4. LINIMASA TINDAKAN YANG
DILAKUKAN
Adapun langkah-langkah
yang akan dilakukan diantaranya adalah:
Melaksanakan diseminasi
budaya positif di lingkungan sekolah kepada seluruh warga sekolah meliputi
kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan terkait perubahan pradigma baru,
disiplin positif, nilai-nilai kebajikan, kebutuhan dasar manusia, motivasi
perilaku manusia, posisi kontrol guru, keyakinan kelas dan segitiga restitusi
dalam rangka mewujudkan disiplin positif di sekolah.
Guru memfasilitasi murid
untuk membuat kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang telah disepakati
selanjutnya ditandatangani seluruh warga kelas dan dipasang di dinding kelas.
Melaksanakan scenario praktik
penerapan segitiga restitusi kepada dua orang murid dan mendokumentasikannya
Dok segitiga restitusi: https://youtu.be/7ZQxfmLoOeE?si=rZqBx7dLnKV7sQD9
5. DUKUNGAN YANG
DIBUTUHKAN
Kepala Sekolah dan Rekan
Sejawat
Dukungan dalam menerapkan
keyakinan kelas dalam mewujudkan disiplin positif guna membentuk budaya positif
di lingkungan kelas dan sekolah.
Murid
Murid sebagai subjek
pembelajaran yang berkolaborasi bersama dengan guru dalam membuat keyakinan
kelas secara bersama-sama.
Orang Tua/Wali Murid
Berperan aktif dalam
melanjutkan budaya positif di lingkungan keluarga dan juga lingkungan rumah
murid.
6. Bahan dan Alat:
Untuk dokumentasi dan
editing : kamera digital/kamera HP,aplikasi editing video,
Untuk membuat keyakinan
kelas : kertas karton,spidol,kertas Stiky note.
Untuk sosialisasi budaya
positif : laptop,Proyektor,perangkat audio/soundsystem
7. DOKUMENTASI KEGIATAN
PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH
Kegiatan Diseminasi : https://youtu.be/5MEE17IK8YI
Konten ini telah tayang website
sekolah : www.smpn2pabelan.sch.id
dengan judul 1.4.a.9.1 Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya positif
Kreator: Pico Madona
Purna Wijaya,S.Pd.