1.4.a.9.1 Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya positif

Penerapan budaya positf disekolah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional. Penerapan budaya positif ini tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua elemen yang ada di sekolah. Dengan penerapan budaya positif ini diharapkan dapat mewujudkan visi sekolah dan membentuk karakter murid dalam mengimplementasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.


1. LATAR BELAKANG

Penerapan budaya positf disekolah merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional. Penerapan budaya positif ini tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua elemen yang ada di sekolah. Dengan penerapan budaya positif ini diharapkan dapat mewujudkan visi sekolah dan membentuk karakter murid dalam mengimplementasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

2. TUJUAN

·       Memberikan sosialisasi kepada warga sekolah terkait budaya positif dan penerapannya di lingkungan sekolah

·       Menumbuhkan budaya positif di sekolah sehingga membuat suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan

3. TOLOK UKUR

·       Warga sekolah mendapatkan pemahaman tentang budaya positif di sekolah dan penerapannya dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

·       Murid mampu memahami dan bersama-sama membuat kesepakatan kelas untuk dipasang dinding kelas dan ditaati.

·       Memperbaiki proses pendisiplinan murid melalui penerapan segitiga restitusi.

4. LINIMASA TINDAKAN YANG DILAKUKAN

Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan diantaranya adalah:

Melaksanakan diseminasi budaya positif di lingkungan sekolah kepada seluruh warga sekolah meliputi kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan terkait perubahan pradigma baru, disiplin positif, nilai-nilai kebajikan, kebutuhan dasar manusia, motivasi perilaku manusia, posisi kontrol guru, keyakinan kelas dan segitiga restitusi dalam rangka mewujudkan disiplin positif di sekolah.

Guru memfasilitasi murid untuk membuat kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang telah disepakati selanjutnya ditandatangani seluruh warga kelas dan dipasang di dinding kelas.

Melaksanakan scenario praktik penerapan segitiga restitusi kepada dua orang murid dan mendokumentasikannya

Dok segitiga restitusi: https://youtu.be/7ZQxfmLoOeE?si=rZqBx7dLnKV7sQD9

5. DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN

Kepala Sekolah dan Rekan Sejawat 

Dukungan dalam menerapkan keyakinan kelas dalam mewujudkan disiplin positif guna membentuk budaya positif di lingkungan kelas dan sekolah.

 

Murid

Murid sebagai subjek pembelajaran yang berkolaborasi bersama dengan guru dalam membuat keyakinan kelas secara bersama-sama.

 

Orang Tua/Wali Murid

Berperan aktif dalam melanjutkan budaya positif di lingkungan keluarga dan juga lingkungan rumah murid.

6. Bahan dan Alat:

Untuk dokumentasi dan editing : kamera digital/kamera HP,aplikasi editing video,

Untuk membuat keyakinan kelas : kertas karton,spidol,kertas Stiky note.

Untuk sosialisasi budaya positif : laptop,Proyektor,perangkat audio/soundsystem

7. DOKUMENTASI KEGIATAN PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH

Kegiatan Diseminasi : https://youtu.be/5MEE17IK8YI

Konten ini telah tayang website sekolah : www.smpn2pabelan.sch.id dengan judul 1.4.a.9.1 Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya positif

 

Kreator: Pico Madona Purna Wijaya,S.Pd.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT