SMP Negeri 2 Pabelan, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru pada pembelajaran, mengadakan kegiatan In House Training yang mengarah kepada pendalaman pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari Rabu dan Kamis tanggal 15 dan 16 November 2023. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari luar maupun internal. Kegiatan yang bertempat di ruang keterampilan, dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu kendala yang berarti. Kegiatan ini dibuka dengan doa yang di
Foto Kegiatan IHT, 15 & 16 November 2023
Pelaksanaan In House Training
Peningkatan Pelaksanaan Pembelajaran bagi Semua Guru Mata Pelajaran melalui
Pembelajaran Berdiferensiasi
SMP Negeri 2
Pabelan, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru pada pembelajaran,
mengadakan kegiatan In House Training yang mengarah kepada pendalaman
pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan
ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari Rabu dan Kamis tanggal 15 dan 16
November 2023. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari luar maupun internal.
Kegiatan yang bertempat di ruang keterampilan, dapat berjalan dengan lancar
tanpa suatu kendala yang berarti. Kegiatan ini dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Bibit
Subandria, S.Pd. dan sambutan Ketua Panitia, Ainun Jariyah, S.PdI., serta
sambutan Kepala Sekolah, Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd.
Mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari guru, pengamat maupun
praktisi pendidikan, merupakan idaman bagi para guru yang hadir pada saat itu.
Salah satunya kami dapatkan melalui pemaparan materi yang disampaikan oleh
salah satu Calon Pengajar Praktik yang berasal dari SMP Negeri 7 Salatiga, Puji
Prasetyowati, S.Pd. sebagai salah satu narasumber. Beliau tidak hanya
membeberkan berbagai strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam Implementasi
Kurikulum Merdeka, melainkan juga mengajak peserta untuk menyimulasikan
kegiatan pembelajaran untuk dapat direfleksikan atau dievaluasi bersama- sama sembari berbagi pengalaman atau praktik baik beliau ketika mengajar.
Pengawas DisDikBudPoRa Kabupaten Semarang, Asep Mintarto, M.Pd pada
IHT kali ini, menyampaikan materi yang senada. Beliau mengenalkan kami lebih
mendalam pada perbedaaan antara teknik, pendekatan, strategi, metode dan model
pembelajaran. Selain itu, masing- masing dari aspek tersebut juga dipaparkan
secara gamblang dimulai dari pengertian, karakteristik, jenis maupun kelebihan
dan kekurangannya. Hal tersebut merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai
seorang pendidik ketika akan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Ice
breaking melalui gerakan tangan merupakan pilihan yang beliau gunakan untuk
mengusir penat ataupun lelah pada peserta setelah lama duduk.
Pengetahuan dan keterampilan pendukung juga kami dapatkan melalui dua
narasumber internal SMPN 2 Pabelan. Dua narasumber tersebut adalah Desy Shynta
E.P., S.Pd. dan Titik Setytaningsih, S.Kom. Kedua narasumber tersebut
berkesempatan untuk mendesiminasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka
dapatkan dalam workshop yang mereka ikuti beberapa hari sebelumnya.
Kesempatan ini digunakan dengan baik oleh Desy Shynta E.P., S.Pd. untuk menampilkan video pembelajaran yang dianggap memiliki langkah yang runtut dan lengkap serta sesuai dengan pembelajaran berdiferensiasi sebagai pembuka materi,. Tidak hanya itu, beliau juga mengajarkan pembuatan media pembelajaran yang dapat menjadi alternatif sumber belajar peserta didik. Media yang pertama yaitu dengan menggunakan video animasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita, misalnya yaitu menyelipkan suara dan gerakan yang kita kehendaki pada karakter animasi yang telah kita pilih sebelumnya. Media lainnya yaitu pembuatan Flip Book yang dapat juga dilink kan.
Narasumber terakhir, Titik Setyaningsih, S.Kom., memberikan
penjelasan terkait keterkaitan pembelajaran pengembangan diri dengan Komunitas
Belajar di sekolah. Sela- sela kegiatan tersebut diisi oleh beliau dengan
kegiatan ice breaking yang menyenangkan, sehingga peserta dapat tertawa
bersama. Kegiatan yang beliau bawakan, diakhiri dengan pembentukan komunitas
belajar.
Beberapa nama peserta telah terpilih untuk menempati jabatan dalam
Komunitas Belajar di sekolah. Kegiatan workshop yang berlangsung selama
dua hari, ditutup oleh Wakil Kepala Sekolah, Bibit Subandria, S.Pd. setelah
sebelumnya dibacakan nama dan jabatan
pada Komunitas Belajar. Sebagai tindak lanjut, akan dibuatkan SK Komunitas
Belajar oleh sekolah sesuai dengan arahan dari Kepala Sekolah. Harapan kami setelah berakhirnya kegiatan IHT ini,
peserta tidak hanya sekedar mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, melainkan
dapat menerapkannya sebagai upaya perbaikan pembelajaran ke depannya.
Ainun Jariyah,
S.PdI.