KAMABIGUS 2 PABELAN IKUTI KMD LURING

Jumat s.d Sabtu, 16-17 September 2022, Kamabigus 08.003/08.004 SMPN 2 Pabelan mengikuti Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) di area Kebun Teh Pagilaran Kab. Batang Jawa Tengah. Bersama seluruh peserta sejumlah 93 orang kepala sekolah selaku kamabigus se-Kab Semarang. Kegiatan itu diselenggarakan atas kerjasama MKKS SMP Kab Semarang dengan Pusdiklat Kwarcab XI.22 Kab Semarang mulai tanggal 12 September s.d. 15 September 2022 secara daring (online) dilanjutkan luring di Pagilaran selama dua h

Ragam Aktivitas KMD 2022 Kwarcab Semarang

Jumat s.d Sabtu, 16-17 September 2022, Kamabigus 08.003/08.004 SMPN 2 Pabelan mengikuti Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) di area Kebun Teh Pagilaran Kab. Batang Jawa Tengah. Bersama seluruh peserta sejumlah 93 orang kepala sekolah selaku kamabigus se-Kab Semarang. Kegiatan itu diselenggarakan atas kerjasama MKKS SMP Kab Semarang dengan Pusdiklat Kwarcab XI.22 Kab Semarang mulai tanggal 12 September s.d. 15 September 2022 secara daring (online) dilanjutkan luring di Pagilaran selama dua hari. 

Kegiatan luring diawali dengan registrasi peserta sampai pukul 13.00 dan upacara Pembukaan yang dihadiri Ketua Kwarcab Semarang Kak Katon Purtomo Priyatmo, S.H., M.M. yang juga Kepala Disdikbudpora Kab Semarang. Beliau berharap peserta dapat mengikuti dengan baik rangkaian KMD karena itu akan sangat berguna dalam pengembangan dan pengelolaaan gugus depan masing-masing. Selain itu, peserta diharapkan menaga kesehatan karena tempat kegiatan berkarakteristik hawa dingain dan jaraj penginapan dengan pusat kegiatan lumayan jauh. Pada kesempatan itu juga disematkan secara simbolis tanda jabatan Kamabigus dan sekalgus pin tuas kelapa bagi pembina.

Seusai pembukaan, kegiatan dilanjutkan materi penguatan seperti Organisasi Kepramukaan, PDMPK, Permainan Penggalang, Problematika Kegiatan Pramuka di Gugus Depan. Malamnya, dilaksanakan diskusi bersama Kakwarcab dan penyampaian permasalahan di gugus depan. Berbagai permasalah seputar pembinaan kepramukaan dikemukakan para peserta. Dalam acara tersebut dapat disimpulkan bahwa peluang penggunaan Permendikbudristek No 75 Tahun 2016 dapat dijadikan pedoman untuk penggalangan partisipasi masyarakat untuk kegiatan Pramuka di sekolah.

Kira-kira pukul 21.0 kegiatan hari pertama selesai dilanjutkan kegiatan hiburan sebagai bentuk implementasi materi pentas seni. Para peserta pun bergermbira dan menyatu dalam alunan musik yang telah didapkan. Mulai dari musik dangdut dan musik pop, maupun musik religi. Kelelahan dari perjalanan sampai dengan kegiatan hari pertama sirna dengan dihiburnya dalam acara sederhana itu.

Memasuki hari kedua, setelah melaksanakan ibadah, peserta diajak meakukan senam pagi dilanjutkan wisata alam sekitar Pagilaran yang merupakan hamparan kebun teh yang sejauk. Bahkan di puncak bukit, peserta disuguhkan terbitnya matahari dan pemandangan ke laut Jawa yang eksotik. Perjalanan sekitar 1,5 jam, peserta pun langsung sarapan pagi dan bersiap kegiatan selanjutnya yakni Scout Game. Dengan berkaos merah mereka terbagi dala kelompok kerja MKKS. Ada tujuh permainan yang masing-masing kelompok wajib menyelesaikan tantangan dala permainan itu. Semua permainan sangat mengedepankan kerjasama, kreativitas, pantang menyerah, dan kecepatan serta keterampilan dan kesabaran. Semua itu sangat kontekstual dalam menjalankan pengelolaan dan pengembangan gudep.

Takterasa waktu terus berjalan. Sekitar pukul 11.00 KMD ditutup. Kehadiran Kabid Pembinaan PTK, Budi Riyanto, S.Pd. menjadi representasi kedinasan bahwa kepala sekolah selaku ketua majelis pembimbing gugus depan tela memiliki legalitas dan kemampuan untuk mengembangkan gugus depan. Sebelumnya, Agus Pristiawan, S>Pd. M.Pd. selaku Ka Pusdiklat Kwarcab Semarang melaporkan kepada Kakwarcab yang diwakili Kak Budi Riyanto bahwa peserta sejumlah 93 dinyatakan lulus KMD 2022. Untuk selanjutnya, mereka harus melakukan pengembangan selama 6 bulan dan akan mendapatkan Surat Hak Bina (SHB) Penggalang yang berada di satuan pendidikan masing-masing.

AGENDA
LINK TERKAIT