KEBHINEKAAN GLOBAL “KEBERAGAMAN LAGU DAN PAKAIAN ADAT NUSANTARA”

Projek ini kami laksanakan dari hari Senin, tanggal 23 Oktober sampai dengan 02 Nopember 2023 kurang lebih 9 hari. Dalam projek tersebut kami kenalkan berbagai macam lagu-lagu daerah dan pakaian adat yang dimiliki tiapa-tiap suku yang ada di Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua. Dengan demikian para siswa akan saling menghargai budaya-budaya yang dimiliki masing-masing daerah dan ini muncul semboyan dari Ki Hajar Dewantoro” BHINEKA TUNGGAL IKA”. Walaupun kita berbeda-beda namun tetap satu jug

Salah satu kelompok project saat perform


Kegiatan Projek P5 pada sesi ke-2 yang dilaksanakan pada siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Pabelan Tahun pelajaran 2023/2024 pada tema Kebhinekaan Global kami mengambil judul “ KEBERAGAMAN LAGU DAN PAKAIAN ADAT NUSANTARA”.

                Projek ini kami laksanakan dari hari Senin, tanggal 23 Oktober sampai dengan 02 Nopember 2023 kurang lebih 9 hari. Dalam projek tersebut kami kenalkan berbagai macam lagu-lagu daerah dan pakaian adat yang dimiliki tiapa-tiap suku yang ada di Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua. Dengan demikian para siswa akan saling menghargai budaya-budaya yang dimiliki masing-masing daerah dan ini muncul semboyan dari Ki Hajar Dewantoro” BHINEKA TUNGGAL IKA”.  Walaupun kita berbeda-beda namun tetap satu juga.

Dengan lagu dan pakaian adat yang berbeda-beda menujukan bahwa manusia didunia ini sangat beragam. Fakta membuktikan bahwa asal-usul nenek moyang kita tidaklah tunggal. Dengan keberagaman tingkat kecerdasan berfikir, pandangan dan pergaulan akan tercipta berbagai macam lagu dan pakaian adat dari masing-masing daerah. Begitu pula pada siswa-siswi juga mempunyai keberagaman kecerdasan yang berbeda pula. Sehingga dalam pelaksanaan projek ini dari masing-masing kelompok juga mempunyai keberagaman kreasi yang berbeda-beda dari kreasi gerakan, penampilan, dan inovasi pakaain. Sehingga munculah kerjasama, kegotong royongan dari tiap-tiap anggota dan terciptalah semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA.

Dalam pelaksanaan projek P5 ini ada yang berkesan bagi diri saya. Bahwa kita sebagai insan pendidik juga perlu melakukan refleksi diri. Bahwa manusia itu punya identitas, karakter yang unik dan tidak sama antara satu dengan yang lainnya dan tidak perlu dibandingakan dengan yang lian. Pada awal pelaksanaan muncul berbagai problem diantara kami karena ego masing-masing. Ini menunjukan bahwa manusia dilahirkan didunia dengan kebergaman yang berbeda-beda. Namun semuanya bisa teratasi. Begitu pula dengan siswa saya yakin dalam melaksanakan projek ini juga muncul belbagai permasalan dari masing-masing anggota. Tetapi pada akhirnya kami baik dari panitia maupun siswa bisa menyelesaikan projek ini dengan baik dan tepat waktu.




By Slamet Hirno

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT