Usai mapping guru mata pelajaran dan sinkronisasi data pesera didik serta validasi nilai oleh tim urusan kurikulum dan kepala sekolah. Perjalanan tercetaknya sebuah dokumen rapor elektronik masih terus berproses. Kegiatan rapat koordinasi yang dimoderatori Bambang Sudewo, S.Pd. selaku Wakasek itu membahasa terkait konten tugas guru dalam perannya dalam rapor elektronik. Rapat di kelas IXE Kamis, 16 Desember 2021.
Usai mapping guru mata pelajaran dan sinkronisasi data pesera didik serta validasi nilai oleh tim urusan kurikulum dan kepala sekolah. Perjalanan tercetaknya sebuah dokumen rapor elektronik masih terus berproses. Kegiatan rapat koordinasi yang dimoderatori Bambang Sudewo, S.Pd. selaku Wakasek itu membahasa terkait konten tugas guru dalam perannya dalam rapor elektronik. Rapat di kelas IXE Kamis, 16 Desember 2021.
Berbagai hal dipastikan telah sesuai sinkron data siswa, pengolahan nilai yang sempat nilai per mapel, bahan mapping wali kelas, ketersesuaian dengan regulasi dan dokumen KTSP, serta hal teknis seperti tanggal penulisan rapor dan sebagainya. Cheking satu per satu demi tercapainya akuntabilitas kepada pihak stakeholder sekolah. Ya walaupun demikian tak dipungkiri di sana sini perlu pembenahan. Namun, masusia adalah makhluk tak sempurna. Untuk itulah esensi rakor persiapan pembagian rapor dibutuhkan.
Langkah selanjutnya wali kelas akan melaksanakanapping dengan memastikan semua kompenen konten dokumen rapor dapat dilaporkan. Salah satunya adalah kehadiran. Peserta didik berapa kali alpha. Berapa kali dia izin baik sakit maupun keperluan. Selain itu sakit yang menyebabkan siswa tidak.di sekolah melakukan pembelajaran. Sakit dapat saja di rumah sakit maupun berobat jalan tidak inap.
Juga memastikan deskripsi terkaitan capaian prestasi siswa. Kegiatan ekstrakurikuler yang mereka ikuti. Untuk kali ini, Gridupa memang belum melaksanakan ekstra secara luring. Insyaallah semester depan hal ini akan dipertimbangkan. Juga prestasi khusus yang diperoleh peserta didik.
Tampak beberapa aktivitas itu dilakukan sampai sore setelah rakor. Bahkan ada yang sampai pulang pukul 17.00 bersamaan rekan kerja yang menyelesaikan BOS. Sebagai kepala sekolah saat inilah yang senantiasa siap untuk mengatasi maupun menyelesaikan tugasnya. Mulai dari croscek data, croscek kebenaran data, dan mastikan agar tak ada kesalahan. Paling tidak meminimalkan kekeliruan atau kesalahan.
Beberapa wali kelas masih perlu bantuan tim kurikulum maupun operator karena ada keterbatasan penggunaan IT-nya. Namun demikian hal itu bisa diatasi dengan kolaborasi dan harmonisasi antar personel di Gridupa Prigel. Saling membutuhkan dan saling membantu sehingga tercipta suasan kondusif dan teebudaya solutif jika terkendala suatu hal. Komitmen mutu terjaga dengan sikap aerti yang terbangun. Seperti sebuah sistem yang saling melengkapi.
Dengan langkah sistematis dan terencana itulah tak mustahil pembagian rapor sesuai jadwal atau kaldik. Tak menyisakan pekerjaan merupakan budaya yang perlu ditanamkan dalam unit organisasi. Dalam.swpwkan ini kami disibukkan dengan rapor. Kegiatan jeda semester dan persiapan pembagian rapor dengan segala pernak perniknya.