MEMAKNAI LOMBA SEKOLAH SEHAT

Lomba Sekolah Sehat menjadi ajang keberhasilan program mewujudkan Sekolah yang sehat.

Warna LSS di SMPN 2 Pabelan

Sesuai dengan Program Kemendikbud ristek dalam program Sekolah Sehat, Sekolah sehat diarahkan untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas berkarakter. Ada tiga nilai utama yang sedang digalakkan yaitu sehatbergizi, sehat fisik, dan sehat imunisasi.  Sehat bergizi diperoleh dengan memberikan pemahaman gizi seimbang melalui Isi Piringku dengan pembiasaan makan dan minum dengan gizi seimbang; dan menghindari/meminimalisir konsumsi makanan cepat saji, makanan/minuman yang berpemanis, berpengawet, kuang serat, tinggi gula, garam, dan lemak; serta dengan pembiasaan kantin sehat.

Untuk mencapai sehat fisik, maka ada beberapa pembiasaan yang harus dilakukan, misalnya melakukan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) seminggu sekali, melakukan gerakan peregangan saat pergantian jam pelajaran, optimalisasi Lompat, Lari, Lempar, Loncat (4L) melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional pada jam istirahat, optimalisasi intrakurikuler dan ekstrakurikuler olahraga, serta dengan melakukan pembiasaan jalan kaki.

Untuk mencapai sehat imunisasi, ada tiga hal yang bisa dilakukan yaitu pemetaan status imunisasi, pemberian rekomendasi, dan pelaksanaan imunisasi dasar lengkap bagi usia sekolah. Untuk mengukur ketercapaian hal-hal di atas perlu dilakukan pemantauan dan penilaian dalam Lomba Sekolah Sehat. Untuk itu perlu dukungan semua pemangku kepentingan agar gerakan dan program sekolah sehat dapat tercapai. 

Pada 24-26 Agustus 2022 itulah dilaksanakan Lomba Sekolah Sehat tingkat SMP Se-Kabupaten Semarang. SMPN 2 Pabelan berpartisipasi sebagai salah satu peserta mewakili MKKS Kelompok 05 yang visitasi dan penilaian dilaksanakan Kamis, 25 Agustus 2022 dari pukul 07.30 s.d. 11.00. Pembuna UKS Kab Semarang dan Tim Penilai LSS sejimlah 10 personil yang dikomandani Kasi Kursis Disdikbudpora Sularsih, S.Pd., M.Pd. memantau sekalius memotret langsung sekolah di Jembrak itu secara keseluruhan. 

Menurut Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah Lomba Sekolah Sehat tahun ini merupakan kali pertama sejak dia ditugaskan di sana. Menurutnya dengan mengususng motto Kompetisi adalah Pembelajaran (Competition is Learning) di bertekad bersama seluruh warga sekolah untuk menmba ilmu demi perbaikan dari para penilai yang sekligus diposisikan sebagai narasumber. Tentu hal itu demi kemajuan sekolah pada masa mendatang.

Dengan rekomendasi tim penilai akan diketahui aspek dan komponen yang masing perlu dibenahi. Baik sarana prasarana, program kerja sama, pendokumentasian, maupun pengembangannya. Lomba yang sangat bergengsi itu pun terasa ringan dan sntai berkat kerja sama seluruh warga baik siswa, guru, pegawai, maupu stakeholder seperti Puskesmas Pabelan dan Komite Sekolah. Bahkan Suniadi, S.Pd. selaku Ketua Komite mendampingi tim penilai sampai akhir acara. Sinergitas tampak diantara mereka. Tak mustahil Gridupa dengan mottonya, Gridua Prigel akan memperoleh hasil terbaik. Aamiin!


AGENDA
LINK TERKAIT