Mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui kegiatan parktikum
Kegiatan praktikum siswa
Pandemi covid-19 yang menyerang Indonesia mengakibatkan berbagai dampak buruk di segala bidang kehidupan, salah satunya bidang pendidikan. Adanya pembatasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan oleh pemerintah, mengakibatkan Kegiatan belajar mengajar juga tidak dapat dilakukan seperti biasanya. Meskipun telah diberikan berbagai alternatif kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi atua pembelajaran secara daring ternyata tetap saja membuat peserta didik mengalami learning loss. Learning loss merupakan berkurangnya pengetahuan dan keterampilan secara akademis atau dapat juga diartikan sebagai penurunan belajar dari peserta didik dikarenakan berkurangnya akses dalam kegiatan pembelajaran.
Pada tahun Ajaran 2022/2023 keadaan telah stabil sehingga tatap muka penuh di sekolah telah diizinkan oleh pemerintah. Dengan demikian diharapkan dapat memulihkan berbagai keadaan buruk yang diakibatkan oleh pandemi covid-19. Salah satunya adalah learning loss pada peserta didik yang tidak bisa belajar secara daring karena berbagai alasan misalnya tidak memiliki ponsel, sinyal yang buruk, kejenuhan belajar sendiri di rumah dan lain sebagainya.
Pada mata pelajaran IPA kelas VII materi Pengukuran di SMP Negeri 2 Pabelan , salah satu cara untuk mengatasi learning loss yang juga merupakan implementasi dari elemen keterampilan proses pada kurikulum merdeka dilaksanakan melalui kegiatan praktikum. Kegiatan Praktikum tersebut meliputi pengukuran panjang menggunakan penggaris, pengukuran massa menggunakan timbangan, pengukuran waktu menggunakan stopwacth, pengukuran suhu menggunakan termogun, dan pengukuran volume benda tidak beraturan menggunakan gelas ukur. Rangkaian kegiatan praktikum pengukuran yang dilakukan dapat mengasah keterampilan dasar (basic literacy skill), keterampilan teknik (technical skill), keterampilan komunikasi (communication skill), keterampilan berfikir (thinkingskills) dan pemecahan masalah (problem solving).
Dengan kegiatan praktikum, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan karena melihat secara nyata dan melakukan kegiatan secara langsung bersama dengan teman sekelompoknya. Melakukan interaksi melalui diskusi kelompok dan juga belajar untuk menyampaikan hasil praktikum melalui presentasi kelompok. Pengalaman-pengalan belajar tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik sehingga dapat memulihkan learning loss.
Oleh : Siti Kongidah, S.Pd (Guru IPA)