Kegiatan rutin yang selalu dinanti ini berpusat pada upaya penanaman nilai-nilai luhur dan keagungan Illahi. Tepat pada hari Rabu terakhir di bulan ini, 24 September 2025, seluruh civitas akademika bersatu padu dalam sebuah rangkaian ibadah yang khidmat.
Sebuah pemandangan yang menyejukkan hati tersaji di lapangan SMP Negeri 2 Pabelan. Jauh dari hiruk pikuk aktivitas belajar mengajar konvensional, institusi pendidikan ini secara konsisten menghelat sebuah inisiatif mulia: pembiasaan keagamaan bulanan sebagai fondasi pembentukan karakter spiritual yang kokoh bagi para peserta didiknya.
Kegiatan rutin yang selalu dinanti ini berpusat pada upaya penanaman nilai-nilai luhur dan keagungan Illahi. Tepat pada hari Rabu terakhir di bulan ini, 24 September 2025, seluruh civitas akademika bersatu padu dalam sebuah rangkaian ibadah yang khidmat.
Seluruh murid, mulai dari jenjang Kelas 7, 8, hingga 9, berbaris rapi dan tertib untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah. Suasana syahdu semakin terasa manakala lantunan takbir dan doa mengalun merdu, mengisi ruang sekolah dengan energi spiritual yang mendalam.
Usai menunaikan shalat sunah tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan melafalkan Asmaul Husna (Nama-nama Indah Allah) secara kolektif. Pembacaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah refleksi dan zikir yang bertujuan menguatkan koneksi personal siswa dengan Sang Pencipta, serta menumbuhkan rasa syukur dan ketaatan.
Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Bapak M. Kubet, S.Pd.I, selaku guru PAIBP yang bertindak sebagai imam. Beliau didampingi dan didukung penuh oleh bapak dan ibu guru yang turut berbaur dalam barisan, menunjukkan teladan nyata tentang pentingnya integritas spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Inisiatif di SMP Negeri 2 Pabelan ini menjadi cerminan bahwa pendidikan sejati melampaui batas-batas buku pelajaran; ia adalah sebuah perjalanan membina jiwa dan menggemakan nurani dalam bingkai kehidupan bermasyarakat.
"Muhamad Rois"