Rabu, 11 Januari 2022, Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Kabupaten Semarang (MKKS) menyelengarakan Rapat Anggota Paripurna dan Reorganisasi MKKS SMP di Bandungan. Kegiatan tersebut merupakan amanat AD/ART organisasi yang harus dilaksanakan sebagai konsekuensi masa bhakti yang akan berakhir. Kegiatan yan dikemas dalam suasa kekeluargaan itu juga dijadikan momen untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi anggota yang telah purna tugas maupun alih tugas.
Bakal Calon Ketua MKKS Siap Berkompetisi
Rabu, 11 Januari 2022, Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Kabupaten Semarang (MKKS) menyelengarakan Rapat Anggota Paripurna dan Reorganisasi MKKS SMP di Bandungan. Kegiatan tersebut merupakan amanat AD/ART organisasi yang harus dilaksanakan sebagai konsekuensi masa bhakti yang akan berakhir. Kegiatan yan dikemas dalam suasa kekeluargaan itu juga dijadikan momen untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi anggota yang telah purna tugas maupun alih tugas.
Acara yang dimulai sekitar pukul 08.30 itu diawali dengan pembukaan dengan menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia Raya. Perwakilan para kepala sekolah yang te;ah purnatugas Bapak Drs. K.H. Fakihudin didaulat menyampaikan sambutan. dalam uaraiannya beliau menyampaikan bahwa hidupperlu disyukuri dan dinikmati. Selain itu, para ensiuan harus mempunyai spirit bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Tentu melalui cara dan tempat yang sesuai dengan kemampuannya.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan pengarahan Kepala Disdikbudpora Kab Semarang, Bapak Sukaton Purtomo Priyatmo, S.H., M.M. Beliau menyampaikan terkair perkembangan pendidikan di sekitar Kab Semarang serta kebijakan disdikbudpora. Salah satu kebijakan yang telah terkoordinasi adalah PPDB pada April 2023 dan pembatasan jumlah peserta didik dalam rombel maksimal 32 siswa untuk SMP dan 28 untuk SD. Beliau juga mengingatkan bahwa awal tahun merupakan waktu pemeriksaan keuangan seperti BOS tahun 2022. Untuk itu, pihak eksternal seperti BPK melakukannya secara random yang dikehendaki. Sememtara inspektorat daerah Kabupaten demikian.
Sebelum istirahat Dhuhur, pembinaan selesai dilanjutkan rehat shoima hingga pukul 13.00. Peserta rapat pun yang terdiri dari 95 anggota mulai siap kembali di ruangan untuk melanjutkan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus MKKS SMP Tahun 2019-2022. Di bawah komando pimpinan sidang, Sarbun Hadi S, S.Pd. memulai dengan menyampaikan random acara mulai dari laporan pertanggungjawaban, penetapan tatar tertib, pemilihan ketua MKKS, penetapan rangkaian pemungutan suara, dan penetapan calon terpilih.
Ringkas info, para anggota menetapkan bakal calon ketua yang salah satunya telah memiliki masa kerja lebih dari 2 tahun. Berdasarkan hal itu, munculah 3 kandidat balon ketua yaitu, Asih Susastyo, S. Pd. M.Pd., Drs. Heri Muryanto, M.Pd., dan Drs. Muh Musi'in, M.Pd.. Berikutnya para calon menyampaikan visi dan misi yang jika nanti terpilih sebagai ketua MKKS. Diawali oleh calon urut 1 Asih Susastyo, S.Pd., M.Pd. Setelah waktu selesai, gantian nomor rut 2 Drs. Heri Muryanto, M.Pd. memaparkan visi misinya. Terakhir, Drs. Muh Musi'in, M.Pd. tak lupa mengutarakann visi misinya jika nanti terpilih menjadi ketua. Nuansa demokratis dan prosedur bak pemilihan umum terasa. Seusai ketiganya memaparkan visi misi tibalah saatnya para pemilih menentukan suara dengan cara menuliskan nomor urut saja di kertas kecil sebagai kartu suara yang ditandai stempel MKKS bukti kertas yang sah digunakan.
Dramatis, di hadapan para saksi lembar demi lembar surat suara dibuka dan dibacakan. Saling kejar antar calon terjadi. Sementara para pemilih memberikan suara teriakan dukungan maupun semangat setelah suara dibacakan. Akahirnya, tumpukan suara yang tampak akan semakin habis menambah semangat dukungan bagi calon nomor urut 2 dan 3. Kejar-mengejar hingga akhirnya suara habis dengan perolehan Nomor urut 1 memperoleh 26 suara. Nomor urut 2 memperoleh 34 suara. Dan nomor urut 3 memperoleh suara 34 suara. Artinya, calon urut 2 dan 3 sama-sama memperoleh 34 suara. Suara bergemuruh di ruang rapat. Teriakan motivasi datang dari kedua kubu. Sementara kubu calon urut 1 tak kalah ketinggalan. Hanya ada 1 suara rusak.
Rapat dilanjutkan dengan membahas kesepatan bahwa pemilihan dilanjutkan babak penentuan dengan memilih satu di antara 2 calon yang draw atau bersuara sama, Heri Muryanto dan Muh Musi;in. Setelah pembahasan disimpulkan bahwa nomor urut yang ditulis adalah sama yakni nomor urut 2 untuk Pak Heri dan nomor 3 untuk Pak Muh Musi;in. Karena jelang salat Ashar, pemilih diberi kesempatan untuk menjalankan salat dan akan dilanjutkan kembali memberikn suara di antara dua calon. Di waktu itulah lobi-lobi terjadi antarcalon baik secara langsung maupun melalaui tim suksesnya. Dam akhirnya pemberian suara pun dimulai/
Sekitar pukul 15.40 para pemilih bersiap memberikan suara pada tahap terakhir suara demokrasi MKKS SMP Kab Semarang. Satu per satu kepala sekolah dipanggil, diberi kertas suara, dan menentukan pilihannya di bilik yang disediakan. lalu memeasukkanya di kotak suara terbuat dari kardus berlapir perak kertas. Setalah sekitar 40 menit, proses pemberian suara ramung dan dilanjutkan pembukaan suara oleh panitia.
Sarbun Hadi S, S.Pd. selaku ketua sidang pemilihan bersiap membuka dan membacakan perolehan masing-masing. Sementara, Pak Sukardi, S.Pd., M.Pd. menulis hasilnya di layar laptop. Di hadapan dua saksi calon, ia membacakan angka 2 atau 3. Suara teriakan dan tepuk tangan mengiringinya. bahkan suara berirama musik tertentu terdengar di ruangan yang ada. Rupanya para pemilih dengan menggunakan dua botol minuman yang ada maupun suara meja digunakan sebagai alat musik seadanya. Susul-menyusul perolehan terjadi. Tak banyak terpautnya. Hingga tumpukan kertas suara semakin menipis. Suaara tepuk tangan riuh di ruangan ketika selisih satu atau dua bahkan imbang di antara keduanya. Namun, pada akhirnya Drs. Heri Muryanto, M.Pd. memperoleh 46 suara. Sedangkan Drs. Muh Musi'in memperoleh 40 suara. Sementara ada 2 surat suara rusak dan 2 suara abstain. Total suara ada 90. Berkurang dari tahap awal yang sejumlah 95 karena sebagian ada yang sudah izin pulang atau lainnya.
Sebuah proses yang demokratis sekaligus dramatis pemilihan ketua MKKS tahun ini. Selanjutnya sidang menyepakati bahwa tim formatur dengan ketua adalah calon terpilih harus menyusun kepengurusan lengkap MKKS hari ini juga. Namun, para pemilih termasuk Kepala SMPN 2 Pabelan menuju rumah kediamannya di Bringin karena waktu sudah menunjukkan pukul 16.40 menit. Sedangkan tim formatur akan menyampaikan hasil kepengurusan pada esok harinya (hari ini melelui zoom meeting). Rasa persaudaraan dan kekeluargaan sangat teras dalam Rapat Anggota Paripurna kali ini.
Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd
Kepala SMPN 2 Pabelan