Pada 1 November 2022, SMPN 2 Pabelan kedatangan tamu dinas dengan maksud melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah yang dilaksanakan tim Pengawas Disdikbudpora Kab Semarang. Tim terdri dari dua orang pengawas sekolah yaitu Bapak Rahmat Dhoni Wiryatmo, S.P. dan Bapak Agung Patriyanto, S.Pd., M.Pd.
PKKS 2022 dengan Berbagai Kegiatan
Pada 1 November 2022, SMPN 2 Pabelan kedatangan tamu dinas dengan maksud melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah yang dilaksanakan tim Pengawas Disdikbudpora Kab Semarang. Tim terdri dari dua orang pengawas sekolah yaitu Bapak Rahmat Dhoni Wiryatmo, S.Pd. dan Bapak Agung Patriyanto, S.Pd., M.Pd.
Mereka melaksanakan penilaian rutin satu tahunan sebagai tahapan pelaksanaan tugas kepala sekolah. Sigit Setyo Atmoko, S.Pd., M.Pd., kepala sekolah telah sejak pagi menunggu kedatangan tim di ruang kerjanya. Sebelumnya, kepala sekolah mengumpulkan para guru dan pegawai SMPN 2 Pabelan di ruang guru untuk disampaikan informasi dan jadwal PKKS untuk sekolah itu. Pak Sigit menyampaikan bahwa PKKS adalah kegiatan rutin setiap akhir tahun yang biasanya dilaksanakan NOvember atau Desember. Jadi menurutnya, tidak perlu mempersiapkan secara khusus akan hal itu. Namun, tetap menata, mengoleksi data dan bukti keenam kompetensi kepalasekolah yaitu, Kompetensi Kepribadian dan Sosial, Kompetensi Kepemimpinan Pembelajaran, Pengembangan Sekolah, Manajemen Sumber Daya, Kewirausahaan, dan Kompetensi Supervisi Pembelajaran.
Sekitar pukul 08.00 PKKS dimulai. Bertempat di aula pertemuan baru sekolah, tim pertama dan keempat siap menjawab dan menunjukkan bukti yang dikehendaki. Berbagai pertanyyan dan keinginan penilai dapat dilayani dengan baik dan lancar di setiap Tm Kompetensi dari keenam tersebut. Kadang diselingi dengan arahan dan pemberitahuan yang semstinya. Petugas setiao pos tetap melakanakan tugas mengajar seperti biasa karena masih ada anggota tim lain yang saat gilirannya dapat mewakili. Kompak, komunikatif, dan bersahabat kesa mereka dalam menjawab pertanyyan Tim Penilai.
Dalam pelaksanaan PK kali ini tak jauh beda dengan tahun lalu. Hanya dulu hanya dilakukan Pengawas Pembina, kini tim penilai merupakan pengawas pembina dan pengawas yang ditugasi Kepala Dinas. Ada tiga metode dalam pelaksanaan PKKS, yaitu Pemeriksaan dokumen sesuai isi instrumen PK, Pengamatan Observasi langsung, dan wawancara pihak-pihak yang berkompeten menjawab. Tak terasa pukul 11.00 PK selesai setelah ditandatanganinya berita acara dan hasil penilaian. Kerja tim yang solid dan komunikatif, akhirnya hasil PK tahun ini sesuai harapan.
Walaupun begitu, tak ada gading yang tak retak. beberapa hal perlu diperhatikan agar tahun depan bisa lebih baik. Penyiapan dokumen pengembangan sarpras perlu ditambah pemantauan setiap tahap pengerjaan. Dokumen video atau foto akan lebih menambah penilaian. Untuk Kurikulum Merdeka segemen Pelaksanaan Projek perlu tertib pendokumentasian. Hal di atas merupakan sesuatu yang perlu perhatian agar PK tahun depan dapat berhasil maksimal.
SSA