PSAS Online Berbasis Exambro SMPN 2 Pabelan: Menguatkan Karakter Jujur dalam Ujian

Ujian tidak hanya menjadi proses penilaian akademik, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Melalui PSAS berbasis Exambro, SMPN 2 Pabelan telah mengambil langkah maju dalam memperkuat nilai jujur di kalangan murid. Harapannya, kebiasaan baik ini akan terus tumbuh hingga menjadi bagian dari kepribadian murid dalam kehidupan sehari-hari.

  Pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) di SMPN 2 Pabelan tahun 2025 membawa suasana baru melalui sistem ujian online berbasis aplikasi Exambro pada tanggal 24 November sampai 1 Desember 2025. Pelaksanaan ujian berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran sekaligus menanamkan pendidika karakter, khususnya nilai jujur dalam ujian. Tahun ini PSAS dipimpin ketua panitia, Ibu Istiqomah, S.Pd., dengan dukungan  dari seluruh panitia, Kepala Sekolah, Guru, Pengawas, dan tim teknis sekolah.

Pelaksanaan PSAS setiap hari dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan brifing pengawas  di ruang sekertariat. Dalam kesempatan tersebut Kepala SMPN 2 Pabelan, Ibu Ridholina, S.Pd., M.Pd., selalu memberikan arahannya mengenai pentingnya menjaga ketertiban, integritas, serta profesionalitas selama proses ujian berlangsung. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan PSAS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga komitmen moral seluruh pengawas dalam menjaga suasana ujian tetap kondusif dan menjunjung tinggi kejujuran.

Setelah pengarahan kepala sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian informasi teknis oleh Ketua Panitia PSAS, mulai dari tata tertib, prosedur pembukaan aplikasi Exambro, sampai skema penanganan jika terjadi kendala jaringan. Brifing ini memastikan bahwa seluruh guru memahami mekanisme ujian digital sehingga dapat mengawasi dengan lebih efektif.

Pada pukul 07.15, seluruh murid mengikuti pembiasaan pagi baris di depan kelas, dilanjutkan menyanyikan Mars SMPN 2 Pabelan, kemudian lagu wajib nasional, dan ditutup dengan gerakan kebersihan lingkungan selama sekitar lima menit. Pembiasaan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga membentuk disiplin, kebersamaan, serta rasa cinta terhadap lingkungan.

Pukul 07.30 WIB, bel masuk dibunyikan. Pada hari pertama PSAS, pengawas disetiap ruang membacakan tata tertib ujian, termasuk aturan mengenai kejujuran akademik, larangan membuka alikasi lain, dan kewajiban mengikuti instruksi selama ujian.

 Setelah itu, murid mulai:

1.        Membuka aplikasi Exambro pada perangkat masing-masing.

2.        Melakukan scan barcode yang telah disiapkan oleh panitia untuk masuk ke ruang ujian digital.

3.        Mengerjakan soal sesuai mata pelajaran yang terjadwal.

Selama ujian berlangsung, Exambro bekerja memblokir seluruh aplikasi lain di perangkat murid sehingga fokus tetap terjaga. Pengawas juga memantau dari tampilan layar apakah terdapat aktivitas mencurigakan, misalnya upaya membuka jendela lain atau keluar dari aplikasi.

          Dalam pelaksanaannya, PSAS berbasis Exambro memberikan pengalaman baru bagi siswa dan guru. Aplikasi Exambro memiliki desain yang memungkinkan layar terkunci sehingga murid tidak dapat membuka jendela lain selama ujian. Fitur ini mendorong siswa untuk mengandalkan kemampuan dan persiapan mereka sendiri. Beberapa murid yang belum menyadari pentingnya kejujuran sempat berusaha mencari celah, namun upaya tersebut langsung terdeteksi melalui fitur pengawasan otomatis aplikasi. Kondisi ini menjadi momen reflektif yang kuat bagi murid bahwa ketidak jujuran tidak hanya merugikan secara moral, tetapi juga mudah terpantau melalui teknologi. Hal ini pada akhirnya menjadi pembelajaran yang berharga tentang konsekuensi dan pentingnya bersikap jujur.

        Namun demikian, penggunaan Exambro tentu memiliki tantangan. Karena berbasis internet, kelancaran ujian sangat dipengaruhi oleh kualitas jaringan. Meskipun demikian, kekurangan ini tidak mengurangi nilai edukatif yang dihasilkan. Justru dengan adanya kendala tersebut, sekolah semakin memperkuat koordinasi dan strategi teknis agar pelaksanaan ujian di masa mendatang lebih optimal.

         Sebagai ketua panitia PSAS, pengalaman memimpin persiapan hingga pelaksanaan memberikan pelajaran berharga tentang ketegasan, ketelitian, dan ketangguhan dalam mengambil keputusan. Setiap tahapan membutuhkan koordinasi yang baik dan ketenangan dalam menghadapi situasi mendadak. Dari penyusunan jadwal, pembagian tugas, mitigasi teknis, hingga monitoring pelaksanaan, semua proses dijalankan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab. Pengalaman ini menjadi wujud nyata keberanian untuk melangkah serta ketegaran dalam menjaga

amanah besar di lingkungan sekolah.

          Penerapan PSAS online menggunakan Exambro tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga membawa hikmah penting dalam membangun budaya kejujuran. Ketika teknologi digunakan sebagai alat kontrol, murid belajar bahwa integritas tidak boleh bergantung pada pengawasan, melainkan harus tumbuh dari kesadaran diri. Sekolah berperan besar menguatkan nilai ini melalui pembiasaan yang konsisten, salah satunya melalui sistem ujian yang transparan dan akuntabel.
         Akhirnya, ujian tidak hanya menjadi proses penilaian akademik, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Melalui PSAS berbasis Exambro, SMPN 2 Pabelan telah mengambil langkah maju dalam memperkuat nilai jujur di kalangan murid. Harapannya, kebiasaan baik ini akan terus tumbuh hingga menjadi bagian dari kepribadian murid dalam kehidupan sehari-hari.

 

Oleh: Istiqomah, S.Pd.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT