ading Tuntang, 23 Februari 2023 merupakan hari spesial bagi kami, para kepala sekolah SMP di Kelompok 05 yang terdiri dari SMP Negeri dan Swasta se-kecamatan Bancak, Bringin, Pabelan, dan Tuntang. Pasalnya hari itu sekaligus dijadikan ajang silaturahmi dan koordinasi berbagai hal terkait tugas kedinasan. Pertemuan ajangsana itu membicarakan beberapa agenda.
Suasana Koordinasi dan Silaturahmi MKKS 05
Gading Tuntang, 23 Februari 2023 merupakan hari spesial bagi kami, para kepala sekolah SMP di Kelompok 05 yang terdiri dari SMP Negeri dan Swasta se-kecamatan Bancak, Bringin, Pabelan, dan Tuntang. Pasalnya hari itu sekaligus dijadikan ajang silaturahmi dan koordinasi berbagai hal terkait tugas kedinasan. Pertemuan ajangsana itu membicarakan beberapa agenda.
Bertempat di SMP Plus At Thohari Tuntang silaturahmi dimulai pukul 10.00. Semua kepala sekolah hadir di sekolah Bu Kuni Azkal, S.Pd. itu. Sekolah nuansa modern hijau itu baru saja memperoleh bantuan pusat berupa gedung yang sangat megah. Sekolah dengan kontur tanah perbukitan mempunyai pemandangan eksotis dengan pemandangan barat bagraound Rawa Pening, dan pegunungan seperti Gunung Merbabu, Ungaran, Telomoyo, dan Sindoro-Sumbing. Saat pagi hari cuaca cerah dapat menikmati pemandangan artistik itu.
Ketua MKKS 05 Bapak Bambang Dwi Setyanto, S.Pd. membuka dengan memberi kesempatan kepada rekanan penyedia buku P5 dan Pancasila Mas Bayu. Kemudian laporan kegiatan Studi Banding yang kami lakukan beberapa waktu lalu ke SMPN 4 Tengaran dengan kepala sekolah Pak Syaiful Bahri, S.Pd. Juga ke SMPN 2 Getasan tempat Pak Tedy Wibowo, S.Pd., M.Pd. Selanjutnya membahas kirab budaya dalam rangka HUT Kab Semarang 2023 dengan acara Jalan santai dan Kirab Budaya. Pada kesempatan itu disepakati sebagai wakil 05 adalah SMPN 1 Bringin, sekolah penggerak angkatan 1 di Kab Semarang.
Suasana berjalan santai namun tetap serius membahaa isu-isu pendidikan yang terkirni, seperti PMM, pemeriksaan BPK, Inspektorat, dan komunikasi seputar perkembangan sekolah. Pada sesi koordinasi tiba giliran Pak Joko Susilo, S.Pd. dari SMPN 1 Tuntang yang menginformasikan perihal pemeriksaan ketaatan dari inspeksorat Kab Semarang. Saat Pak Joko mengakhiri uraiannya, tibalah Bapak Wahyu Cahyono, S.Pd., M.Pd. salah satu pengawas pembina di 05. Pada kesempatan itu beliau meinta beberapa menit utk menyampaikan informasi dan sekaligus pamitan. Tak disangka dan tidak kami kira, ternyata per 1 Maret 2023, pria kalem berambut perak itu memasuki anggota "Pang". Pang yang dimaksud adalah pensiunan. karena biasanya yang mengucapkan orang-orang tua, pensiun sering diplesetkan menjadi pangsiunan dengan betuk pendek pang. Begitu kira-kira kajian etimologi saya.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya silaturahmi, banyak teman, dan saling mengingat bahwa kita pernah menjadi keluarga. Dia juga memberikan ilustrasi betapa bahagianya tatkala bersama teman, hutang-hutang lunas setelah sekian lama, sambil beliau tertawa lepas. Obrolan ringan mengalir hingga suasana sangat cair dan santai. Gaya yang saya tahu sejak saya menjadi kepala sekolah di SMPN 3 Tuntang. Dialah pengawas pembina saya saat itu. Dengan bagraund seni budaya beliau mengemban tugas dengan sentuhan hati, penyabar, dan kadang ide-ide nyeleneh keluar dari pemikirannya. Namun, tetap dalam koridor mendidik. Yang paling penting penyampaian permohonan maaf dan juga terima kasih atas kebersamaan kami. Ketua <KKS sat itu juga menyampaiakan hal yang sama bahwa di antara kami masih dan tetap akan menjadi saudara.
Kurang lebih pukul 13.15 koordinasi kami purna dengan menghasilkan beberapa kesepakatan. Terlebih kesan sangat baik untuk Pak Wahyu, pria asal Wonoyoso itu. Selamat purna tugas Pak Wahyu. kami bahagia karena teraihnya predikat baru untuk Bapak, "anak pang."
Sigit Setyo Atmoko
Kepala SMPN 2 Pabelan