SISWA SMPN 2 PABELAN IKUTI WEBINAR PENGURANGAN RESIKO BENCANA KEKERINGAN BERSAMA TUNAS HIJAU

Tambah wawasan, peserta didik Gridup Prigel Ikuti Webinar

Siswa Menyimak dengan Antusias Kegiatan Webinar

Hari Sabtu, tanggal 30 September 2023 sepuluh orang siswa SMP Negeri 2 Pabelan yaitu Farhan, Falen, Rizal, Tafta, Rachel, Yosafat, Alex, Elok, Arya, dan dua orang guru Pembina kesiswaan yaitu Ibu Istiqomah, S.Pd. dan Ibu Emy Setyowati, S.Pd. mengikuti webinar  dengan tema “Pengurangan Resiko Bencana Kekeringan” bersama Tunas Hijau. Peserta Webinar adalah perwakilan dari siswa SD, SMP dan SMA seluruh Indonesia. Webinar dilaksanakan dengan metode Zoom Meeting dan youtube live sreaming. Adapun moderator pada webinar adalah Queen dan Nevan dari anggota Tunas Hijau yaitu organisasi lingkungan hidup yang dinamis, yang terus bergerak, berinovasi, dan berkembang melalui program-program nyata untuk menciptakan bumi yang lebih baik. Adapun pembicara pada webinar yaitu Bapak Berton Suar Panjaitan, Ph.D Direktur Mitigasi Bencana BNPB, Bapak Anton Dharma PM, S.T., M.T. Kepala PU SDA Jawa Timur, dan Bapak Dr. Ir Arif Rachmansyah Dosen Tehnik Universitas Brawijaya.

Tujuan dari webinar untuk mengajak masyarakat melalui keluarga dan warga dunia pendidikan, khususnya pendidik dan generasi muda, untuk sehat, optimis, produktif dan bergerak bersama membantu mewujudkan SDG’s (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Adapun tujuan dari siswa mengikuti webinar ini adalah untuk menambah wawasan siswa tentang isu-isu global tren baru dan inovasi  yang sedang terjadi yaitu cara mengurangi resiko bencana kekeringan.

Pembicara yang pertama yaitu Bapak Berton Suarta Panjaitan, Ph.D menyampaikan tentang, Mengurangi Resiko Bencana Kekeringan. Untuk mengurangi resiko bencana kekeringan antara lain dengan penggunaan air yang bijak, pendidikan kepada masyarakat tentang penghematan air, berbagi Ilmu Pengetahuan dan Sumber Daya, serta pembangunan infrastruktur seperti bendungan dan sistem irigasi. Ancaman resiko kekeringan di Indonesia sangat besar sehingga perhatian atas dampaknya perlu dilakukan hal-hal berikut: Sinergitas kebijakan, kelembagaan, perencanaan, pendanaan, pelaksanaan dan metodologi untuk mewujudkan efektifitas aksi adaptasi atau mitigasi yang implementatif di pusat dan daerah. Penguatan di daerah dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi kekeringan dengan aksi yang relative mudah. Komitmen semua pemangku kepentingan termasuk Kepala Daerah dalam perwujudan ketangguhan menghadapi Bencana dan Perubahan Iklim. Setelah selesai pemaparan materi dilanjutkan sesi tanya jawab.

Pembicara yang kedua yaitu Bapak Anton Dharma PM, S., M.T., Kepala PU SDA Jawa Timur, menyampaiakan tentang, Kekeringan dan Irigasi. Kekeringan yaitu suatu wilayah atau lahan masyarakat mengalami kekurangan air untuk memenuhi kebutuhannya. Macam-macam kekeringan antara lain, kekeringan meteorologis, kekeringan hidrologis, kekeringan agronomis, dan kekeringan sosial ekonomis. Untuk mengatasi kekeringan tersebut dapat dilakukan beberapa hal sebagai berikut, antara lain: pembuatan waduk di beberapa wilayah, pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi, dan mitigasi pertanian. Setelah selesai pemaparan materi dilanjutkan sesi tanya jawab.

Pembicara yang ketiga yaitu Bapak Dr. Ir. Arif Rachmansyah dosen Teknik Universitas Brawijaya menyampaikan tentang, Daerah Kering, Musim Kering, dan Kekeringan. Kekeringan adalah keadaan  kekurangan pasokan air pada waktu yang berkepanjangan, biasanya secara terus menerus. Kejadian ini muncul bila suatu wilayah cadangan air tanah akan habis akibat penguapan (evaporasi), transpirasi atau penggunaan lain oleh manusia. Kekeringan menjadi suatu bencana alam apabila suatu wilayah kehilangan sumber pendapatan akibat gangguan pada lahan pertanian dan ekosistem lainnya. Hal ini bisa diatasi dengan hemat penggunaan air dan memperbaiki sistem irigasi. Setelah selesai pemaparan materi dilanjutkan sesi tanya jawab.

Wawasan yang sangat berharga tentang cara mengurangi resiko bahaya kekeringan. Karena kekeringan memiliki dampak yang serius pada kehidupan manusia di bumi, maka manusia harus menjaga bumi dari kekeringan dan waspada menghadapi kekeringan di masa yang akan datang. Semoga dengan mengikuti webinar ini perwakilan siswa dan guru bisa berkontribusi untuk mencegah bahaya kekeringan dan mensosialisasikan kepada seluruh warga sekolah Gridupa Prigel.

 

Istiqomah, S.Pd

AGENDA
LINK TERKAIT