Upacara Bendera, 6 Februari 2023

Mengawali Senin pertama di bulan Februari, seluruh warga sekolah melaksanakan upacara bendera secara khidmat dalam cuaca yang agak mendung. Protokol upacara mulai membacakan tahapan pertama kegiatan setelah ajudan melapor kepada pembina upacara. Petugas upacara kali ini berasal dari kelas 9 E dan wali kelasnya, Ibu Ainun Jariyah bertugas mendampingi selaku pembina upacara.

Upacara di SMPN 2 Pabelan

Mengawali Senin pertama di bulan Februari, seluruh warga sekolah melaksanakan upacara bendera secara khidmat dalam cuaca yang agak mendung. Protokol upacara mulai membacakan tahapan pertama kegiatan setelah ajudan melapor kepada pembina upacara. Petugas upacara kali ini berasal dari kelas 9 E dan wali kelasnya, Ibu Ainun Jariyah bertugas mendampingi selaku pembina upacara.

Rangkaian tahapan kegiatan berlangsung dengan lancar, mulai dari pengondisian peserta upacara oleh pemimpin barisan dan pemimpin upacara, pengibaran Sang Saka Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, sampai dengan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh petugas.

Tak berselang lama, pembina pun menyampaikan amanat bertemakan  Mencintai Diri Sendiri dengan Berperilaku yang Baik. Pembina menghimbau peserta upacara untuk berperilaku yang baik dengan cara yang termudah, yakni dengan mematuhi tata tertib/ aturan yang berlaku baik di sekolah maupun di masyarakat sebagai salah satu wujud mencintai diri sendiri. Peserta didik diajak untuk mengingat kembali kegiatan sidak yang dilakukan beberapa hari sebelumnya sebagai bahan refleksi.

Pembina mengajak peserta didik untuk memikirkan berbagai keuntungan dan kerugian ketika hendak melakukan sesuatu, salah satu diantaranya dengan mengingat bahaya atau efek samping yang ditimbulkan atas suatu tindakan, terutama dalam hal merokok. Selain itu, peserta didik juga diajak untuk selalu berpenampilan sederhana dan sesuai dengan aturan yang ada. Pemakaian make up dianggap belum diperlukan di usia mereka. Maka, membawa alat kosmetik ke sekolah menjadi tindakan yang tidak dibenarkan. 

Sebagai tambahan, pembina menegaskan kembali bahwa membawa alat komunikasi atau gadget  ke sekolah merupakan salah satu bentuk pelanggaran. Peserta didik disuguhkan alternatif ketika membutuhkan alat komunikasi untuk keperluan antar- jemput sekolah. Mereka dapat meminjam hp atau meminta tolong wali kelas untuk menghubungi orang tua ketika jam pulang lebih awal dari biasanya. Peserta didik juga diajak untuk senantiasa bertutur kata yang baik dan sopan kepada siapapun, terutama kepada yang lebih tua dengan menggunakan bahasa yang sesuai.

Amanat diakhiri dengan salam dan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars SMPN 2 Pabelan oleh seluruh peserta upacara. Doa yang dibawakan oleh petugas menjadi penutup upacara pada pagi tersebut. Setelah upacara selesai, peserta didik masih tinggal di lapangan untuk menerima pengumuman dan penyerahan hadiah lomba class meeting yang diadakan pada akhir semester I yang lalu. Peserta didik pun kembali ke kelas masing- masing dengan tertib.

Ainun Jariyah, S.Pd.I

Wali Kelas IXE





Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT