Tidak sepertia biasanya pagi ini, Senin 14 Agustus 2023. Di lapangan upacara SMPN 2 Pabelan ratusan siswa dan guru pegawai tidak berseragam putih biru. Mereka mewarnai lapangan baru itu berseragam coklat muda dan coklar tua. Mereka bersiap melaksanakan upacara dalam rangka HUT ke-62 Praja Muda Karana (Pramuka).
Upacara HUT Ke-62 Pramuka SMPN 2 Pabelan
Tidak sepertia biasanya pagi ini, Senin 14 Agustus 2023. Di lapangan upacara SMPN 2 Pabelan ratusan siswa dan guru pegawai tidak berseragam putih biru. Mereka mewarnai lapangan baru itu berseragam coklat muda dan coklar tua. Mereka bersiap melaksanakan upacara dalam rangka HUT ke-62 Praja Muda Karana (Pramuka).
Sejak 07.15 seluruh adik-adik penggalang, kakak Pembina mulai memadati lapangan sebelah timur. Cuaca cukup cerah sedikit panas. Langit tampak bersih membiru. Dengan langkah penuh semangat, mereka bergegas menata diri dalam dua kelompok besar pasukan penggalang putra dan penggalang putri. Berikutmnya disusul para petugas dan kakak pembina yang membentuk formasi angkare. Formasi bentuk tata upacara khas Gerakan Pramuka.
Tepat pukul 7.20 Upacara dimulai. Selaku Pembina upacara adalah Kepala sekolah selaku Kamabigus, Kak Sigit Setyo Atmmoko, S.Pd., M.Pd. Pagi ini para peserta upacara tampak tertib dan khidmat. Terbawa suasana kediplinan dan kesiapan para petugas yang sebelumnya telah terlatih bersama Para Pembina di bawah komando Kak Paiman dan Kak Sulastri, S.Pd. selaku Ketua Gudep 08.03-08.04 pamngkalan SMPN 2 Pabelan. Tak lupa bersama rekan pembina lain seperti Kak Latifah, Kak Alim, Kak Nunung, Kak Ulin, Kak Luluk, Kak Agus, Kak Rois, dan Kak Erik dibantu Kak Pico selaku player organ tunggal. Pagi ini mereka menunjukkan tanggung jawabnya.
Terlebih, tiga adik penggalang, Adik Cheryl, Adik Ali Syukron, dan Adik Rischa Amelia Putri sebagai Petugas Pengucap Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan Dasa Dharma melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Tak hanya itu, peserta upacara semakin atensi dengan berwibawanya Pemimpin upacara Ahmad Rizal dan protokol Feni Oktavia. Sementara pengibar bendera dipercayakan kepada Adik M Fajar, Vannesa, Basten Syafian yang melaksanakan sangat baik.
Pembina upacara dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa hal di antaranya memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Pramuka baik sebagai anggota Pramuka, Pembina dan sesama rekan guru dan pegawai. Beliau juga menyampaikan koneksitas kebijakan pemerintah dalam Implementasi Kurukulum Merdeka (IKM). Kamabigus lebih dari 10 tahun itu memaparkan keterkaitan antara tujuan pendidikan nasional, nilai dan semangat dalam Gerakan Pramuka, dan Kebijakan pendidikan dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kesemuanya itu terumus dalam tujuan penciptaan Profil Pelajar Pancasila yang dalam Gerakan Pramuka diimplementasikan dalam Dasa Dharma Pramuka. Artinya dalam Dharma Pramuka telah disesuaikan dan mempunyai keterkaitan dengan kegiatan kokurikuler yng namanya Projek P3 yang terinpirasi nilai-nilai Pancasila.
Seusai menyampaikan amanat, Kak Sigit dengan gaya motivator mengajak peserta upacara bermain taktis dengan prinsip Kemampuan Indra Manusia (KIM). Dengan bermain tepuk Pramuka, para peserta menunjukkan kekompakan dan keakuratan melaksanakan intruksi. Suasana ini setidaknya meregangkan ketegangan. Hampir cuacan panas menjadi hilang karenanya.
Seusai amanat Pembina, upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Pramuka, Padamu Negeri, dan Syukur. Di bawah dirigen Adik Siska Wahyu Prastiwi suasana semakin syahdu. Doa penutup oleh Sholeh Munir dan dilanjutkan laporan oleh pemimpin upacara. Setelah upacara, dilanjutkan sesi pengambilan dokumentasi Kamabigus bersama adik-adik petugas upacara. Juga bersama para Pembina dan guru pegawai. Pukul 08.00 tepat rangkaian upacara telah selesai. Agenda dilanjutkan berbagai lomba baik untuk para siswa maupun guru dan pegawai.
Dirgahayu Pramuka, Jayalah Indonesia!
Sigit Setyo Atmoko