WISATA HAPPY, TAK LUPA AMAL BAKTI

Gridupa Healing untuk lebih produktif

Dokumentasi wisata

Minggu, 8 Januari 2023 menjadi momen berharga bagi bapak dan ibu guru Gridupa. Setelah kurang lebih satu semester melaksanakan kegiatan pembelajaran, wisata kali ini dijadikan sebagai salah satu ajang penyegaran atas rutinitas kerja. Bertujuan di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta, bus melaju dari Pabelan sekitar pukul 07.00 wib. Meskipun bus sempat mengalami kendala, tidak menyurutkan langkah kami menuju lokasi wisata, sejalan dengan pepatah yang mengatakan, “ Ada banyak jalan menuju Roma”.

Menapaki  kawasan, kami mengisi perut kosong kami terlebih dahulu sambil rehat sejenak di De Mangol sebelum mencapai Pantai Kukup. Tibalah kami di pantai ini pukul 13.30 wib dalam kondisi cerah. Pantai yang indah ini menjadi sarana tadabbur alam guna mengagumi kreasiNya agar senantiasa mengagungkan asmaNya. Hamparan pasir putih seakan menyambut kedatangan kami, langit pun seakan mendekap kami erat agar menyatu denganNya, bahkan ombak pun bernyayi riang mengantar riak-riak ke tepian untuk menyentuh kaki pengunjung yang sengaja berdiri menghampiri.

Puas menjelajah lautan pasir sembari mengabadikan momen, kami melanjutkan perjalanan menuju HeHa. Kami kembali diingatkan akan keagunganNya dengan melihat indahnya pemandangan luas di sore yang remang dengan bertaburkan sinar lampu pemukiman dan jalanan dari kejauhan. Selfie di sudut penuh asesoris menjadi pilihan utama bagi pengunjung yang datang. Sebagian dari kami pun memanfaatkan waktu untuk sekedar ngopi atau mandi. 

Kondisi jalan dalam perjalanan pulang tak begitu padat, layaknya biasanya. Beberapa guru menyanyikan lagu secara bergantian atau bersamaan dengan Kepala Sekolah, Komite atau Pengawas. Bapak Rahmat Dhoni selaku pengawas Disdikbudpora yang juga menyertai perjalanan wisata kami, menyumbangkan beberapa lagu guna menghibur kami. Sampai di lagu yang tenar dibawakan oleh grup band Naff, Beliau mengusulkan untuk diadakan Sawer guna bakti sosial untuk Gridupa. Sinyal ini ditangkap baik oleh Bapak Sigit Setyo Atmoko selaku Kepala Sekolah. Secara spontan beliau berdiri dan mengedarkan kantong sawer. Sedikit demi sedikit kantong mulai terisi. Pundi- pundi rupiah pun terkumpul sekitar enam ratus ribu rupiah setelah melalui proses penghitungan oleh Bapak Bibit Subandria selaku Wakil Kepala Sekolah. Guna tindak lanjut, Bapak Sigit menyerahkan uang tersebut kepada Bapak Dastono agar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Berkisar pukul sebelas malam, rombongan sampai di sekolah kembali. Kami pun bergegas untuk mengemas barang bawaan dan buah tangan yang kami beli di lokasi wisata dan pulang ke rumah masing- masing dalam kondisi selamat. 


Oleh: Ainun Jariyah, S.PdI.


Komentar
Budi suryadi
Budi suryadi
19 Januari 2023 20:27:34

Saya merasa lebih senang sekolah di SMP N 2 pabelan

AHLUL
Pico Wijaya
16 Februari 2023 20:27:11

@Budi suryadi,

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT