HADIRNYA KAPOLSEK PABELAN SEBAGAI PEMBINA UPACARA DI SMP NEGERI 2 PABELAN

Atusisah peserta upaca dengan hadirnya Kapolsek sabagai pembina Upacara

Pabelan 24 Juli 2023,  Upacara bendera dilakukan setiap hari Senin oleh seluruh seluruh siswa beserta bapak ibu guru menyiapkan diri di lapangan utama SMP Negeri 2 Pabelan.

Ada hal yang berbeda dengan upacara hari Senin tanggal 24 Juli 2023 yang diadakan di SMP Negeri 2 Pabelan.  Upacara yang biasanya di pembinasi oleh kepala atau bapak ibu guru SMP Negeri 2 Pabelan hari ini yang menjadi pembina upacara bukan lagi dari pihak sekolah. 

Upacara pada hari ini dilakukan dengan penuh semangat  karena memang hari ini pembina upacara di SMP Negeri 2 Pabelan spesial Tidak seperti biasanya.  Dengan penuh semangat dan keceriaan upacara bendera dihadiri dan di pembinai oleh Kapolsek Pabelan.  Selain Pembina dari Kapolsek Pabelan upacara juga diikuti oleh  perwakilan anggota kepolisian Pabelan.  Dengan adanya Pembina dari Kapolsek Pabelan siswa-siswi SMP Negeri 2 Pabelan lebih khusyuk dalam mengikuti upacara bendera pada hari ini.

Adapun isi dari amanat pembina upacara yakni pembina upacara menyampaikan bahwa pentingnya kita menanggapi hal-hal yang berkaitan dengan anti narkoba bahaya merokok dan anti miras serta anti judi.  Pembina menyampaikan bahaya-bahaya dari perbuatan-perbuatan negatif tersebut.  Siswa juga dihimbau tidak berurusan dengan kepolisian karena tugas siswa sejatinya adalah belajar bukan sebagai kriminal.  Juga menyampaikan pentingnya belajar di sekolah dengan sungguh-sungguh Supaya kehidupan kedepan siswa menjadi lebih baik dan tidak terjerumus ke jurang hitam yang sangat dalam dan tidak tahu arah untuk kedepannya. 

Dengan penyampaian Pembina mengenai bahaya narkoba merokok miras dan Judi harapannya siswa-siswi SMP Negeri 2 Pabelan bisa mengerti Bagaimana bahaya-bahaya yang dilakukan apabila terjadi atau terjerumus dalam hal tersebut.  Selain hal tersebut Kapolsek juga berpesan kepada guru pegawai dan seluruh peserta upacara bahwa akhir-akhir ini sering terjadi penipuan berkedok undangan  pernikahan melalui platform WhatsApp.  Kapolsek menyampaikan bahwa hal tersebut bisa terjadi tidak hanya untuk siswa bahkan bapak ibu guru dan pegawai juga sering mengalami hal tersebut.  Modus penipuan mengirim undangan pernikahan sebenarnya adalah mengirim aplikasi virus untuk menguras rekening atau aplikasi m-banking yang ada di HP ataupun ada di perangkat target.  Sehingga apabila target membuka pesan dari oknum tersebut m-banking yang ada di HP korban bisa terkuras.  Maka dari itu Kapolsek menyampaikan untuk selalu hati-hati apabila mendapat pesan dari orang yang tidak dikenal lebih baik dihiraukan apabila itu mencurigakan.  Kapolsek juga menambahkan Apabila terjadi kejanggalan dan tindak kriminal bisa segera menghubungi kepolisian terdekat.

Terakhir Kapolsek menyampaikan Semoga kita semua terkhusus pada anak-anak menjadi anak-anak yang baik bisa menjadi contoh dan berguna bagi masyarakat dan negara.

AGENDA
LINK TERKAIT