PECAH AIR SERINGKALI JADI PEMECAH KERAMAIAN KEMERDEKAAN : FILOSOFI DAN PEMBELAJARAN PECAH AIR

Lomba pecah air seringkali ada dikala hari-hari kemerdekaan Indonesia. Bahkan di bebarapa kalngan dan wilayah rasanya kurang lengkap apabila lomba mmeperingati kemerdekaan tanpoa ada lomba pecah air. lantas apa filosofi dan pembelajarang yang dapat diambil dari pecah air?

Pabelan, 16 Agustus 2023. Beragam perlombaan selalu diadakan untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. Sebut saja Balap Karung, Makan Kerupuk, Pecah Balon, Pecah Air, Volly Cawuk dan lain sebagainya.

Meskipun lomba-lomba yang diadakan cenderung sama dan berulang, tapi masyarakat selalu antusias mengikutinya. Mulai dari anak-anak hingga orang tua semuanya ikut serta. Berbagai hadiah menarik pun telah disiapkan sebagai ganjaran bagi para pemenangnya.

Tidak banyak yang mengetahui sejarah dan filosofi dari tradisi mengadakan lomba 17 Agustusan tersebut. Beberapa sejarawan mengungkapkan, acara perlombaan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai ramai dilakukan sekitar tahun 1950-an. Saat itu, intensitas pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan mulai menurun. Sebagai ungkapan kegembiraan, masyarakat menggelar beragam lomba.

Dalam rangka pemeriahan kemerdekaan SMPN 2 Pabelan mengadakan lomba-lomba untuk mengissi kemerdekaan Indonesia. Salah satunya adalah lomba pecah air. Siswa antusias dalam mengikuti lomba ini.

Lomba pecah air/pukul air adalah Lomba yang cukup menegangkan. Plastik berisi air yang digantung di bambu lalu dipukul menggunakan sebilah tongkat kecil. Biasanya menggunakan pelepah pisang.

Untuk menjaga keamanan sebaiknya peserta mengenakan helm, guna menghindari salah sasaran seandainya kompetitornya yang kena gebug dan bukan plastiknya. Karena mata peserta lomba harus ditutup rapat dengan kain. Ketika ada aba-aba mulai, peserta berjalan menuju plastik yang berisi air dan memukulnya.

Peserta yang menang adalah yang paling cepat memukul plastik berisi air itu sampai pecah. Dalam hal ini, permainan pukul air memberikan pengertian kepada kita bahwa untuk menentukan tujuan hidup memang harus diawali dengan niat dan insting yang kuat. Agar pada saat berjalan mengarungi kehidupan, kita dapat menentukan arah tujuan. Hingga akhirnya tidak terjerumus dalam lubang yang salah.

Bayangkan saja, untuk memukul air di dalam plastik ke arah yang tepat di sertai dengan mata tertutup kain. bagaimana cara kita melihatnya?. Tentunya menggunakan insting atau naluri dalam jiwa.

Jika kita sudah yakin bahwa keberadaan air dalam plastik itu sudah tepat untuk kita pukul. Maka dengan segenap kemampuan yang ada pada kekuatan tangan kita, balon air itupun akan pecah.

Jadi, lomba pukul air ini mengajarkan kita bahwa ketika kita melakukan apa yang kita yakini dengan sepenuh hati, apa yang menurut hati nurani kita benar, lakukan semua itu dengan penuh percaya sampai meraih keberhasilan.

Oleh sebab itu, SMPN 2 Pabelan mengadakan lomba pecah air sebagai pengisi kemerdekaan Indonesia ke-78.

MERDEKAAAA......


-MN.Afham_

AGENDA
LINK TERKAIT