PENINGKATAN BUDAYA PENELITIAN BAGI SISWA DI SMP NEGERI 2 PABELAN MELALUI OPSI

Kegiatan OPSI IPA dan Lingkungan SMPN 2 Pabelan yang dibimbing oleh Ibu Istiqomah, S.Pd, Bapak Suwarta, Ibu Siti Kongidah, S.Pd

Team OPSI IPA dan Lingkungan (Ruben, Fallen, dan Rachel)


        Dalam rangka mewujudkan capaian prestasi dalam berbagai bidang ilmu, Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Pusat Prestasi Nasional memandang bahwa program lomba, olimpiade, dan festival harus juga dapat dijadikan sarana pembinaan dan pengembangan kompetensi siswa dalam penguasaan IPTEK. Kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter ilmiah melalui kegiatan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dalam rangka mengembangkan kemerdekaan berfikir siswa untuk belajar meneliti. Adapun ruang lingkup OPSI SMP tahun 2022 terdiri atas 3 kategori yaitu: Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Budaya, Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan, dan Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa.

     Pada bulan Juni 2022 tim OPSI SMP Negeri 2 Pabelan Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan yang terdiri dari Falen Meilani, Rackel Ika Andriani Agustin, dan Yustian Ruben Arfiano, mempunyai ide penelitian yaitu mendaur ulang secara langsung air limbah pencucian alat-alat makan pedagang kaki lima. Sebagai pembimbing dari tim Guru IPA SMP Negeri 2 Pabelan yaitu: Bapak Suwarta, Ibu Istiqomah, S.Pd, dan Ibu Siti Kongidah, S.Pd. Para siswa merasa prihatin melihat air untuk mencuci alat-alat makan yang digunakan oleh para pedagang kaki lima di sekitar sekolah masih menggunakan air satu ember. Air yang sudah kotor untuk mencuci alat-alat makan sangat berbahaya bagi kesehatan. Bakteri Patogen dari air kotor yang menempel pada alat-alat makan menyebabkan penyakit pada pencernaan. Keadaan inilah yang mendorong Tim OPSI PA dan Lingkungan merancang dan membuat alat penyaring air sederhana untuk mendaur ulang air cucian alat-alat makan pedagang kaki lima agar tetap bersih dan dapat digunakan untuk mencuci berulang-ulang.

Alat yang dibuat para siswa diberi nama  “ FILTER AIR LIMBAH IMR”. IMR diambil dari nama siswa Ika, Meilani, dan Ruben. Mereka memperluas pengamatan pada pedagang kaki lima  beberapa desa di kecamatan pabelan.Oleh karena itu penelitian tim OPSI Ipa dan Lingkungan mengambil judul “DAUR ULANG LIMBAH CAIR PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN PABELAN”.

      Tujuan Penelitian dari Tim OPSI IPA dan Lingkungan, antara lain: memberikan alternatif pemanfaatan alat penjernih air sederhana untuk mendaur ulang limbah cair (air bekas mencuci peralatan makan) dari pedagang kaki lima  dan membantu pedagang kaki lima untuk mengatasi masalah keterbatasan air bersih yang digunakan untuk mencuci peralatan makan dengan mendaur ulang menggunakan Filter Air Limbah IMR secara langsung. Adapun manfaat Penelitian bagi siswa antara lain, sebagai ajang kompetisi dan pembelajaran sebagai peneliti serta melatih kemerdekaan siswa  berfikir kritis, kreatif dan inovatif untuk mengembangkan pengetahuan keterampilan membuat alat penyaringan air dan pemanfaatannya bagi masyarakat.

      Alat yang digunakan untuk membuat Filter Air Limbah IMR meliputi pompa air, ember, paralon, keni, sok, lem paralon, solatip, keranjang plastik dan kursi plastik. Sedangkan bahan yang digunakan adalah kapas filter, batu ziolit, batu apung, ijuk, kerikil ziolit, dan arang aktif. Setelah alat dan bahan lengkap, tim Opsi IPA dan Lingkungan merangkai alat dan melalukan uji coba di sekolah menggunakan limbah air sabun. Berulang-ulang uji coba samapai menghasilkan air jernih. Uji Coba alat mengambil sampel pedagang kaki lima di Desa Glawan dan Desa Semowo.

Setelah uji coba alat di sekolah berhasil dan memperoleh ijin penelitian dari kecamatan Pabelan, Kepala Desa Glawan dan Kepala Desa Semowo selanjutnya tim OPSI IPA dan Lingkungan melakukan uji coba alat pada pedagang kaki lima di Desa Glawan dan di Desa Semowo. Tim Guru IPA pembimbing OPSI IPA dan Lingkungan selalu mendampingi dan membimbing siswa di setiap kegiatan mulai dari pembuatan proposal sampai pembuatan laporan penelitian.

      Hasil uji coba alat pada pedagang kaki lima sangat memuaskan. Air yang sudah kotor dengan busa sabun dan berlemak bisa menjadi bersih. Dan tanggapan dari para pedagang sangat mendukung penggunaan alat Filter Air Limbah IMR ini dan para pedagang kaki lima merasa sangat terbantu karena lebih hemat air, hemat tenaga, dan hasil pencucian alat-alat makan menjadi lebih bersih.

      Semoga Ide kreatif Tim OPSI IPA dan Lingkungan SMP Negeri 2 Pabelan ini bermanfaa bagi masyarakat khususnya bagi pedagang kaki lima  dan hendaknya para pedagang memperhatikan kebersihan air untuk mencuci peralatan makan, sehingga penyebab berbagai penyakit pencernaan dapat dicegah. Dan tim OPSI IPA dan Lingkungan terus berusaha untuk menyempurnakan dalam pembuatan dan pemanfaatan alat Filter Air Limbah IMR.


Oleh: Istiqomah, S.Pd

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

AGENDA
LINK TERKAIT