Memupuk rasa empati melalui kegiatan santunan peserta didik yatim piatu
Salah satu amalan yang disunnahkan
Rasulullah saw di hari Asyura (10 Muharram) adalah menyantuni anak yatim.
Beliau menggambarkan posisi orang yang ikut menanggung dan memikirkan nasib
anak yatim/piatu sejajar kedudukannya dengan beliau. Hal ini digambarkan
seperti kedua jari yang berdampingan.
Atas dasar tersebut, para guru dan karyawan
SMP Negeri 2 Pabelan mengumpulkan sebagian rezekinya untuk disumbangkan kepada anak
yatim piatu. Kegiatan santunan berlangsung pada hari Jum’at tanggal 10 Muharram
1445 Hijriyah yang berpetapan pada tanggal 28 Juli 2023. Santunan diberikan
sebagai wujud kepedulian terhadap anak didik yang kurang beruntung.
Acara peringatan 10 Muharram tersebut, menghadirkan
penceramah Bapak Kyai Murtadho di pendopo Masjid Al Falah SMP Negeri 2 Pabelan.
Kegiatan ini diikuti seluruh warga SMP Negeri 2 Pabelan, yang meliputi Guru,
Staf Tata Usaha, Komite, serta seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9. Terdapat
31 anak yatim/piatu menerima santunan dari SMP Negeri 2 Pabelan.
Acara ini ditutup oleh tausiyah dan doa dari Bapak Kyai Murtadho yang menyampaikan tema keberkahan bulan Muharram.
-MR-